MAKASSAR,ALTERNASI.NEWS—Pengelolaan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Makassar (UNM) terus menunjukkan performa yang semakin baik. Yang terbar UNM Makassar ditetapkan sebagai salah satu universitas penerima bantuan program revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
Rektor UNM, Prof Dr Karta Jayadi mengaku bangga dengan prestasi ini. Ia mengatakan terpilihnya UNM sebagai salah satu LPTK penerima program ini menunjukkan tingginya kualitas pengelolaan program profesi guru di kampus ini.
“Ini penilaiannya sangat ketat. Dengan terpilihnya UNM sebagai penerima bantuan revitalisasi, ini menunjukkan progam PPG UNM masih yang terbaik di Indonesia,” katanya.
Prestasi ini juga sekaligus menjawab keraguan dan upaya pihak tertentu yang belakangan ini menyoroti pelaksanaan Program Profesi Guru UNM.Makassar.
Program revitalisasi LPTK merupakan upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan guru. Program ini mencakup pembaruan kurikulum, penguatan kompetensi dosen, peningkatan sarana dan prasarana, serta kemitraan dengan sekolah-sekolah.
Tujuannya adalah menciptakan calon guru yang profesional, adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Perguruan tinggi penerima manfaat Program Revitalisasi LPTK diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan dana sesuai dengan target capaian yang telah direncanakan. Selain itu Bhimo berharap program ini berdampak dalam peningkatan mutu guru untuk melayani daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Sehingga akan menekan disparitas distribusi guru yang saat ini terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Program Profesi Guru (PPG) UNM sendiri sudah menyelenggarakan program Pendidikan profesi sejak beberapa tahun lalu. Mahasiswanya tidak saja alumni UNM. Sebagian besar peserta PPG UNM justru berasal dari sejumlah daerah di Kawasan timur Indonesia.












